Kemarin, dan Permintaan Terakhirmu

by - 7:58:00 PM


Kalo aku lebih peka
Aku pasti tau kalo itu adalah permintaan terakhirmu
Kalo aku lebih nekat
Aku pasti masih bisa bertemu denganmu untuk terakhir kalinya
Menyesal?
Haha, percuma juga untuk disesali
Hanya akan membuat luka lebih dalam

Mbah uti, maafkan kiki
Gak peka kalo itu adalah permintaan terakhirmu
Naik kereta ke Jakarta
Itu permintaan terakhirmu ketika aku pulang dari Jakarta
Aku sudah berjanji untuk mengajakmu
Tapi aku belum bisa mewujudkannya
Aku merasa egois terlalu bersemangat bekerja hingga melupakan permintaanmu

Aku masih disini, dan engkau begitu cepat meninggalkanku
Aku belum sempat bercerita tentang pekerjaan baruku
Aku belum sempat bercerita bagaimana rasanya tinggal di Banjarmasin
Aku belum sempet bercerita tentang teman-teman baruku
Engkau terlalu cepat meninggalkanku 

Kemarin
Ibu bilang engkau begitu tiba-tiba meninggalkan kami
Tak ada sinyal maupun pertanda
Kami kaget
Tapi mungkin Tuhan begitu menyayangimu

Aku rindu
Rindu wajah, suara, senyum, dan segala ceritamu
Takkan ada lagi keceriaanmu itu
Takkan ada lagi seseorang yg selalu menanyaiku tentang aktivitasku
Takkan ada lagi opor di Hari Raya

Mbah Uti
Jika engkau bisa membaca dari atas sana
Maafkan kiki yang tak bisa mengajakmu naik kereta ke Jakarta
Maafkan kiki terkadang menyebalkan
Maafkan kiki tak bisa mengantarmu di hari terakhirmu di dunia

Mbah Uti
Jika engkau bisa membaca dari atas sana
Salamkan rinduku kepada Mbah Kung
Dan bantu aku membujuk Tuhan untuk segera menemukan ku dengan Jodohku
Meskipun kau tak bisa melihat disini, aku yakin kau akan melihatku disana

Mbah Uti
Baik-baik disana
Aku yakin kau akan bahagia disana
Jangan khawatir
Aku, Ibu, bapak, Ina, dan Jaka juga akan baik-baik disini

Mbah Uti
Selamat jalan
Meskipun aku akan rindu
Tapi ini yang terbaik untukmu
Aku sudah ikhlas
Aku janji malam ini terakhir kali aku menangis
Tapi Mbah Uti juga janji
Akan bahagia disana


Satu hal yang ku sesali selama 23 tahun hidup
Aku merantau terlalu jauh dan tak bisa menemani hari terakhir orang yg ku sayangi
Banjarmaisn, 05 Januari 2019



With love,
Rizky Ashyanita


You May Also Like

0 comments

Seperti didengarkan jika kamu memberi komentar :)